Merubah Cara Memasarkan

Istilah kerennya mah, orang kenal dengan “Push Marketing” karena unsur perubahanya datang dari penjual. Lalu apa untungnya, dengan merubah cara berjualan, untungnya tentu lebih terbarukan dan mengikuti cara berbelanja konsumen yang secara perlahan dan pasti telah mendapat edukasi dari banyak pihak dan pelaku pasar. Sehingga para penjual atau pendatang baru, mendapatkan manfa’at dari gelombang edukasi tersebut. Dengan berparisipasi mendorong perubahan tersebut, merupakan sebuah keajaiban bagi pihak-pihak yang berkepentingan denga konsumen mereka.

Walaupun cara-cara lama masih banyak digunakan dalam memasarkan dan ada upaya mempertahankan konsumen dengan cara-cara tersebut. Tentu sensasinya berbeda, dan prosesnya pun bebeda. Ada filosofi yang terpendam dalam judul Merubah Cara Memasarkan ini. Dimana Bagian ini hanya melihat dari satu sisi penjual dan pemilik jasa mesti lebih menyadari. Bahwa, telah terjadi pembagian pasar yang secara intens mendorong cara-cara tradisional. Atau cara-cara lama tidak lagi terpakai. Tapi cara memasarkan yang telah membagi pasar ini. Mendorong dan mengujikan ke relevant produk. Dengan kemungkinan konversi atau hanya akan berperan sebatas faktor pemberi kesadaran. 

Mendorong Cara Membeli Konsumen

Dari sisi konsumen, pada sisi yang lain. Dengan memberikan dorongan pada konsumen untuk merubah cara belanja mereka secara signifikan bisa sangat berdampak pada angka penjualan dan tentu saja omset bulanan. Sebagai contoh dan berbagi pengalaman pada pembaca, penulis dalam perjalanan mendampingi beberapa restoran catering, secara teknis sering mengalami kendala untuk mengajak konsumen berbelanja melalui mekanisme web yang mendorong portal catering online sebagai arena bertransaksi.

Tapi ternyata melakukan ini tidaklah semudah yang terpikir, budaya belanja catering masih belum sampai pada tahap atau prilaku belanja berbasis online. Skema prilaku konsumen masih dalam tahap dimana info catering berbasis website sebatas informasi untuk mendapatkan Insight. Bukan untuk mengambil manfa’at dari platform online, atau melakukan transaksi di restoran online. Yang terjadi adalah lebih banyak menggunakan info pada restoran online tersebut sebagai arena mencari informasi untuk dapat dijadikan sebagai pembanding bagi produk-produk sejenis pada versi offline. Pengalaman seperti ini sangat berguna bagi pengusaha yang ingin berpindah satu level dari pembelian dan penjualan offline ke online. Dan dimana prilaku tersebut bisa memberikan nilai tambah dan investasi manfa’at untuk masa depan. Selain itu dengan ada nya platform online tersebut, memberikan cara pandang baru tentang arah perubahan yang membuat pedaganga atau pengusaha untuk melakukan adaptasi untuk memastikan keberlanjutan usaha mereka. 

One Thought to “Merubah Cara Memasarkan”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.